Skip to main content

4 ketakutan pemula dalam berbisnis



Banyak dari teman-teman saya berfikir “Wah takut bangat sebagai pemula apalagi ini pertama kali saya masuk dalam dunia bisnis”. Seperti mereka sangat bingung darimanakah mereka harus memulai bisnis mereka. Disini saya akan mencoba share bahwasanya ada 4 ketakutan yang biasanya ditemui beberapa orang ketika ingin memulai bisnis mereka dan biasanya ini ditemukan pada tahun pertama. Berikut saya akan memaparkan 4 ketakutan tersebut.

Pertama Takut di kritik.
Banyak sekali teman bahkan keluarga sendiri menjadi sebuah tantangan ketika anda akan memulai bisnis anda seperti membuli ataupun mengolok-ngolok terhadap apa yang sedang anda lakukan salah saatunya adalah di dalam berbisnis. Pasti akan menjadi sebuah pertanyaan Kenapa bisa seperti ini khususnya di Indonesia. Menurut saya ini terjadi karena di Indonesia untuk mata pelajaran berbisnis di sekolah itu tidak ada. Wirausaha itu baru saja di kenalkan di dunia SMU dan itu sangat benar-benar telat menurut saya karena mindset sudah keras sekali di umur saat itu. Akibat dari situasi ini ketika ada beberapa anak-anak mencoba untuk berjualan seperti berjualan makanan,mainan kunci,dll. Malah banyak dibulli oleh teman-teman nya. Menurut saya mengolok-olok seperti itu adalah salah satu kebiasaan yang kurang etis. Malahan menurut saya sesuatu usaha dalam memulai dunia bisnis di sekolah adalah sesuatu hal yang harus patut dipuji karena tidak mudah. Banyak orang-orang yang diolok-olok oleh temannya ini yang sedang berjualan menjadi malu dan akibatnya dia menjadi canggung dalam berjualan dan akhirnya dia tidak mau untuk berbisnis. Jadi ketika di kritik seperti itu maka mereka akan mengalami social pressure atau tekanan social yang akhirnya mereka merasa tidak nyaman. Tetapi untuk ini merupakan prosesnya dan yang harus anda lakukan adalah atasi dulu selama satu tahun maka lama kelamaan teman anda akan tahu bahwa anda itu sedang berbisnis. Maka dari itu jangan takut untuk di kritik karena this is the beginning!.
Kedua Takut mengambil keuntungan uang teman anda.
Sahabat entrepreneur saya ingin membuka sebuah wawasan. Ketika anda pergi ke sebuah kota dan disini adalah kota nya teman-teman anda. di kota ini ada 2 bengkel yaitu bengkel A dan B. Di bengkel A adalah bengkel teman anda dan di bengkel B anda tidak mengetahui siapa pemiliknya. Pasti yang anda lakukan adalah kebengkelnya teman anda karena anda sudah kenal padahal barang yang di jualnya sama dan service nya sama dengan bengkel B dan pertanyaan nya apakah teman anda takut untuk mengambil keuntungan dari anda. Pada analogi yang lain anda membeli baju pasti anda menguntungkan toko baju tersebut dan terus anda ke supermarket pastinya anda juga memberi keuntungan orang supermarket yang intinya setiap hari anda menguntungkan orang lain tetapi anda tidak pernah complain. Saya ingin mengatakan kepada sahabat entrepreneur bahwasanya inilah yang terjadi tiap hari dan kalau hal seperti ini tidak terjadi maka siklus ekonomi tidak akan berputar kalau konsep yang anda pikirkan seperti itu. Mungkin ketika anda menjual sebuah barang ke teman anda maka pastikanlah mungkin table harganya itu ada, price list nya itu ada dan harga yang sewajarnya itu bagaimana yang saling menguntungkan satu sama lainnya jadi jangan takut untuk mengambil keuntungan uang teman anda karena anda murni berbisnis.

Ketiga Takut ditertawakan
Mungkin saya sering sekali di tertawakan apalagi dengan ke adaan saya berasal dari padang adalah sebuah tempat yang manusia-manusianya hobbi berdagang yang menjadi stereotip masayarakat di Indonesia. Malahan ketika saya ngomong sedikit saja pada waktu itu masih di kira berdagang tetapi saya sadar bahwasanya ini akan menajadi tantangan buat saya. Buat teman-teman yang lain yang masih suka mentertawakan teman-temannya dalam melakukan proses mereka dalam memulai sebuah usaha saya ingin menekankan bahwasanya mohon dihentikan karena mereka murni untuk berbisnis. Hampir sama dengan takut di kritik di satu tahun pertama ini, anda harus tetap fokus kepada apa yang anda tawarkan niscaya setelah satu tahun berikutnya mereka pasti akan memahami anda sedang berkonsentrasi di dalam dunia bisnis. Saya yakin setelah satu tahun mereka akan paham tentang apa yang anda lakukan.

Ke-empat Takut di tolak
Sesuatu yang harus anda ketahui bahwasanya jarang sesuatu yang di pertama anda menawarkan pasti di terima karena ada sebuah pribahasa bahwasanya life is never flat karena pastinya anda akan menemukan tantangan-tantangan dan Ini menjadi sebuah kewajaran di para pemain bisnis. Yang harus anda lakukan adalah  tetap sabar di tahun pertama. Karena yang dibutuhkan pada posisi seperti ini adalah anda harus selalu konsisten dan belajar. Tetapi kebanyakan dari pemula bisnis mereka tidak bisa menjaga konsistensi mereka dalam melakukan ini yang ketika mereka mendapat penolakan baru sekali dan mereka langsung menghentikan nya. Sebuah tantangan dalam mengelola sebuah aktivitas dalam berbisnis yang apalagi produk yang anda miliki adalah produk blue ocean atau sebuah produk yang tidak pernah orang mengetahuinya dan sangat baru di masyarakat. Hal yang anda lakukan disini adalah anda harus menedukasi pasar untuk paham dengan produk anda.

Dari empat ketakutan yang saya sebutkan ini jika anda bisa melewatinya di tahun pertama niscaya mental-mental pengusaha pemula sudah anda kuasai. Sooo sahabat entrepreneur untuk menutup sebuah artikel ini saya memiliki sebuah quote bahwasanya “menjadi pengusaha itu menakutkan di awal tapi menyenangkan di akhir”. Jadi anda jangan takut untuk menjadi pengusaha. GOOD LUCK!

Comments

Popular posts from this blog

Throwaway society

the reality of the people like to use something with instantly and easily without think the future impact It has become common that every people tend to consume everything which is instant and easy for their consumption in daily life. People are namely “ throwaway society”. One of the reasons, this behavior occurs because the awareness is still lack from the inhabitants to know the consequences that will happen in the future. Lack of education concerning the rubbish and its impact as the certain reason why “ throwaway society” is always exist. For instance, Indonesia, one of the countries which produces the second highest rubbish in the world, mirrors the country living in the lack of education, in fact. This awareness will be appeared when the country educates their people to have their own consumption and the result, the habit of “ throwaway society” will be decreased also. This is one of example that this behavior is related that Indonesia is one of the country still ...

Do we need to learn handwriting?

Add caption It is true that people do not need to learn handwriting skill although that skill is paramount. Handwriting skill is commonly implemented in several fields like school, working office, and others but there are several reasons that it is not necessary for people to learn this skill. On the one hand, many institutions for the people to do activities like handwriting have had the sophisticated technology in this era. The worker in this modern technology era needs the efficient ways such as uncomplicated and fast. This reason will require the people able to manage a technology than using the traditional activities is like handwriting. On the other hand, using handwriting for certain people will waste much energy. In case, there is one moment when the lecturer commanded a student to write an article on the paper, it made him faster to feel exhausted than the lecturer ask him to use the certain equipment such as a laptop. This case is one of example that it was no...

Study in another city or country

to study in another city or country is are challanging Students have a choice to continue their studies closed to their families to find another university outside of their city. There are several merit and demerit between both of choises. One of the first benefits of taking university in their city is that they wil not be hesitants to adapt firstly when they are in the university because they are familiar with the environment. The student is not buffled to need someone if they grasp some problems in their university orientation and in fact they will feel comfort. Because of its comfort, it will make the students to be more focused on their study and the result, they will get achievement in first semester in their college as one step to find another achievement in the next semester of their college. However, for the students who like challenging, different environment, and something new, they will assume that getting college in their city is boring, so that it is not going t...