![]() |
| Suasana belajar di kampung inggris |
Khas dari sebuah bangsa berflower
ini adalah dengan ke aneka ragaman budaya yang terbentang dari sabang sampai
marauke dan mereka bisa hidup satu sama lain dengan agama ras, suku, dan bahasa
yang berbeda. Pada saat ini untuk bisa menikmati keragaman bangsa ini kamu
tidak harus mengelilingi luas bangsa ini yang terbentang 1.905.000 km2.
Tetapi ada sebuah tempat yang membuat kamu bisa merasakan semua perbedaan itu
hanya di satu tempat.
Tempat itu disebut kampung
inggris, Pare, Kabupaten Kediri. Dari tempat ini Kamu bisa menikmati keragaman
bangsa ini dengan jutaan perbedaan yang dimiliki nya. Saya menamakan tempat ini
dengan sebutan Indonesia mini. Tidak hanya perbedaan pada identitas daerah yang
berkumpul menjadi satu di tempat ini tetapi perbedaan umur, pola pikir, tingkat
pendidikan juga berkumpul menjadi satu pada tempat ini.
Tempat ini sangat menarik untuk
dikunjungi karena di samping kamu bisa belajar bahasa inggris dengan harga yang
sangat murah, dan menariknya kamu juga dituntut untuk menjadikan bahasa inggris menjadi
bahasa utamamu. di kampung ini pedagang
dan beberapa bagian dari masyarakatnya bisa berbahasa inggris. Hal ini yang
membuat saya malu pada saat pertama kali saya tiba di kampung ini. saya
menyempatkan diri untuk berbelanja pentol, salah satu makanan tradisional dari
pulau jawa, dan sang pedagang menanyakan dengan “where do you from?” dan tiba
– tiba saya panik dengan pertanyaan tersebut haha “iya kan guee masih belajar pada saat itu”. Semua orang datang ke
tempat ini dengan berbagai macam alasan, ada yang ingin lanjut sekolah ke luar
negeri, ada yang persiapan bekerja keluar negeri, ada yang liburan with
meaningful dan saya pada saat itu karena
tidak tau arah paska korban dari SBMPTN haha. Sedih bangat untuk flash back
lagi ke kisah – kisah kelam ini tetapi cukup indah juga untuk dapat
mengabadikan kisah ini ke sebuah tulisan. Tidak hanya saya yang menjadikan
kampung inggris menjadi sebuah pelarian dalam sebuah kegagalan tetapi banyak
dari teman – teman dengan backround yang berbeda juga menemani saya dengan
status seseorang yang gagal. Saya sangat menikmati masa – masa ketika berada
pada posisi ini karena saya mengangap diri saya orang yang beruntung di
hadapkan dengan kegagalan tersebut dan dari kegagalan tersebut saya di temukan
oleh kampung ajaib ini. Di kampung ini saya bertemu dengan orang – orang yang
sangat luar baisa yang menginspirasi saya jauh sampai pada saat ini. Bertemu
dengan orang yang tua yang muda dan dari almamater kampus biasa sampai luar
biasa membuat saya bisa belajar banyak pada saat itu.
Tempat ini memberikan sebuah
ruang untuk saya bisa bertukar fikiran satu sama lain. Kampung ini menjadikan mereka
yang tidak mengetahui suatu pengetahuan bisa menjadi tau akibat proses yang ada
di tempat ini. Saya teringat pada saat itu ketika saya melihat seorang teman di
camp saya pada saat itu sedang mengerjakan pekerjaan nya sebagai design grafis
dan web developer. Dengan lugu nya saya bertanya pada saat itu “lagi ngapain bang? Lu mau ngedite foto
orang supaya jadi putih ya? Haha ucap gue”. Kaga broh ini gue lagi ada kerjaan
untuk ngedite foto buat nikahan teman gue”. Dalam kepala saya pada saat itu
applikasi photoshop yang dia gunakan biasanya hanya digunakan untuk nge edite
foto supaya kamu kelihatan putih, tirus, dan ganteng seperti artis. Dan disitulah
saya mulai di jelaskan sesuatu mengenai design grafis melalui
corel,photoshop,illustrator,dll. Hal sesimpel ini tidak hanya terjadi kepada
saya tetapi juga kepada ribuan bahkan puluh ribuan siswa yang pernah belajar di kampung ini. Sebuah niat hanya ingin mendapatkan ilmu di bahasa inggris
tetapi secara tidak sadar di tempat ini kita akan menemukan ilmu lain yang itu
akan sangat berguna sekali dalam kehidupan kita.
Saya benar benar sangat mengagumi
kampung ini karena tempat ini bisa menyihir sesorang yang berada dalam blank
inspiration dan bisa menjadi fully inspiration. Dan hal inilah yang membuat
saya sangat berterimakasih dengan kampung ini. Tidak hanya saya yang memiliki
cerita manis akibat dari virus kampung ini tetapi masih banyak ratusan bahkan
ribuan pelajar, pekerja, dan masyarakat lainnya mendapatkan dampak positif yang
sangat luar biasa setelah berada di kampung ini dan Hal ini yang membuat saya
percaya bahwasanya kampung inggris adalah tempat pelarian yang paling terhormat
dari sebuah kegagalan.

kepengen lagi ke pare, ngga salah kmaren brarti aku cabut nya kesana. ��
ReplyDeleteAkhirnya, udh lama di tunggu mr.
ReplyDelete