Ceritanya gini nih :
1. Ada
statement gini cuy : Negara yang tidak bergabung dan mengikuti PBB akan
mengalami masalah ekonomi,Kesehatan, Diplomatik,dll.
2. Karena
PBB memiliki World bank dan IMF yang mengatur keuangan Negara jadi kalau Negara
butuh hutang dua instansi ini siap meminjamkan uang.
3. Terus
broh, PBB punya WHO (World Health Organisation) yg mengurus segala hal yg
mengatur kesehatan dunia seperti distribusi obat, pengadaan vaksin utk penyakit
pandemic dan endemic dan control terhadap kesehatan dunia.
4. Dan
juga PBB memiliki UNICEF yang mengurus segala hal dengan permasalhan anak kecil
seperti pendanaan social, beasiwa, dan vaksin di seluruh dunia.
5. Mungkin
itu yang ada di perspective dari mayoritas orang-orang semua. Intinya ikut PBB
dan jika tidak “Negara akan kehilangan kemerdekaan di atas kaki sendiri”.
#AntiSoekarnoabiis
6. Tapi
setelah gue diskusi banyak dan terlibat dengan beberapa teman-teman yang
terkait dengan council-council seperti ini. Timbul sebuah pertanyaan, kenapa
harus ada istilah : “Setiap Negara harus mengikuti PBB, jika tidak maka Negara
akan kehilangan kebebasan dan kemandirian di atas kaki nya sendiri”. Bukan nya
PBB Penolong yah? *Mikir*
7. PBB telah mengatur semuanya dengan statement
“One world Government, One world Order”. Coba apa aja sesuatu yg tidak di
intervensi oleh PBB ; Israel-Palestina, Perang Suriah, Somalia, Iran, Korea,
dan buanyaaakk lagi cuy.
8. Mungkin
lu semua pada akan berfikir PBB bahwasanya “kan PBB disana untuk mengembalikan
perdamaian dunia dan menghentikan perang”.
9. Iyasih
mmg gasalah tapi point nya adalah apa beda nya PBB seperti pemerintahan tunggal
di atas Negara-negara. ONE WORLD GOVERNMENT? ONE WORLD ORDER?
Ayo tuh kemarin
kita bicarin masalah kapitalis hehe.
10. Let’s
goo to endonesyah!
11. Nah
kalau lu sering make apps gojek, unit favorite yg lu suka apa? Go Car,Go Pay?
Kalau gue sih Go massage. Nah begitu juga PBB persis kaya gojek yg banyak unit
nya. Dan Negara kita doyan pake unit yang mana kalau di PBB?
12. Iya
pasti IMF lah wkwk.
13. Ada
satu pemahaman yang menurut gue salah parah sih yg so so belain pemerintah
padahal lu dibegoin yaitu ”untuk menjalankan Negara kita membutuhkan hutang dan
jika suatu Negara di beri hutang oleh IMF maka Negara itu bisa dipercaya”.
14. Tapi
namanya minjam iya harus pake jaminan lah! ga asal asalan, masa jaminan nya nyerahin
NYI-NYI PERI ke tangan asing. Iya kagalah. PASTINYA MEREKA AKAN MENGATUR DAPUR
EKONOMI NEGARA!
15. Coba
kalian search di Google apa ikut consensus Washington. Beberapa point nya
adalah :
1.
Pemangkasan belanja Negara.
2.
Devaluasi mata uang.
3.
Liberalisasi perdagangan
4.
Menghapus pengendalian harga dan subsidi Negara.
5.
Swastanisasi atas divestasi seluruh atau
sebagian BUMN.
Gue turut
berduka juga gara2 ini pak habibi kehilangan mimpinya dan bangsanya ketika
Indonesia siap memproduksi pesawat N250.
16. Sekarang
ayo kita berfikir : mungkin secara pribadi ketika kita berhutang mungkin kita
akan mendapatkan taraf dan gaya hidup yg kita impikan. tapi jangan lupa kita
harus tetap membayar cicilan dan bunga.
17. Pertanyaan
nya bagaimana kalau terjadi musibah? Seperti pandemic sekarang, dimana bisnis
banyak yg tutup dan bangkrut dan bagaimana kita bisa memenuhi kebutuhan
sehari-hari? yg bagaimana kebutuhan kita di support oleh hutang.
18. Ya
satu satunya cara iya berhutang kembali cuy wkwk. Gali lobang tutup lobang,
gali terus sampai lama kelamaan menjadi besar dan kita akan bekerja keras untuk
membayar hutang.
19. Begitupun
Negara. Yang bagaimana anggaran belanja kita itu deficit! Silahkan cek di situs
KEMENKEU.GO.ID yg bagimana lebih besar pengeluaran daripada pemasukan Negara.
20. Ya
bagaimana membayar pengeluaran Negara ini apalagi yang terjadi pada saat ini?
Iya berhutang lagi dan lagi bahkan akan lebih besar.
21. Mungkin
bagi pemerintah sekarang tidak akan terasa dampaknya, karena pemerintahan kita
mentok-mentok 10 tahun saja yg berpotensi puyeng adalah generasi kita dan anak
kita yang harus pintar-pintar mengelola Negara supaya utang bisa tertutupi.
22. Jika
kita memiliki bekal ilmu. Ketika generasi kita memimpin dan kita bisa
menghindari Negara kita terperosok ke system yg salah. Apakah hutang merupakan
salah satu nya jalan menjalankan perekonomian? tentu tidak cuy!!
Kapan-kapan gue
kasih teori Negara tanpa hutang dan contoh-contohnya ya!
23. Be
aware karena kita terperosok dalam system yg tidak enak begini karena ketidak
tahuan kita. Gatau siapa yang mulai? Mungkin lu tau,bisikin gue please haha.
Gatau terlalu polos atau begoo.
Nah! Yang ini mumpung
covid, kita lagi tidak banyak kegiatan. saran gue isi hari kalian dengan
edukasi! Ayo belajar sejarah, belajar lah ekonomi.
24. Sekarang
zaman nya disrupsi! Informasi mengalir kencang, ide jadi tak terbendung.
Pemimpin lama mungkin akan menepis ide-ide perekonomian baru karena kaki mereka
sudah tercancang di paham ekonomi lama. Asik!
Tapi kalau kita
memiliki bekal ilmu perekonomian yg cukup gue yakin kita akan membawa perubahan
yg lebih baik buat Negara. Iya gak pak @jokowi?
25. Kemana
uang uang di dunia semua larinya? Siapa dibalik IMF? WORLD BANK? Dan terutama
siapa di balik PBB? Apa agenda mereka? Silahkan mengkonspirasi sendiri yah aha.
26. Intinya
arus bareng-bareng! Gabisa sendirian karena kita harus bebas dari injakan
kapitalisme dunia dan gue optimis banget. Merdeka!!!!

Comments
Post a Comment